Sunday, 5 August 2012

Tidak layak

 c

Ya Karim,
Bagaimana mungkin diri hina ini layak melangkah derap  ke taman mahligai indah-Mu.
Bukan sedikit mahar cinta yang harus kubayar untuk menjejak kaki ke alam yang tak tercapai dek akal kilauan kata yang memancar menyejukkan seluruh isi alam yang memasang telinga tanpa mengira latar belakang. 

Ya Rabb,
Izinkanku menuju  menghampiriMu,
Walau langkah tak seindah puteri bangsawan apatah lagi semolek bidadari kayangan.
Mungkin lebih hina dari mana-mana kehinaan.
Saya tidak layak.
Langsung, tidak layak.

Ya Allah,
Izinkanku berlembut kata denganMu,
Sebab saya ini tiada siapa tanpaMu.
Jari dirapatkan, muka ditundukkan,
Meminta sepotong kemaafan,
Dari keegoaan yang lama membelenggu

Ya Rahim,
Saya berbahasa kasar denganMu.
Sedang jika punya pasangan
Lembut gigi dari lidah
Lembut lidah dari kapas

Layakkah saya memanggil Pencipta alam ini dengan ganti nama Kau?
Langsung tak layak saya berbahasa 'Aku-Kau'
Ini Pencipta
Menggenggam seluruh rasa cinta terhadapku
Tapi, saya lupa,
Patutlah,
Terasa jauh, tidak hampir
Ampunkan hamba, Ya Karim. 


No comments:

Post a Comment